Tampilkan postingan dengan label Hip Hip Hura Hura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hip Hip Hura Hura. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2012

Untukmu, Bung!


Jadi wanita itu harus tegar.
Nggak boleh cengeng n gak boleh lembek.
Orang bisa seenaknya manfaatin keluguan n kepolosan kita.
Kita bukan tong sampah, bung. Yang bisa kamu pakai sesuka hatimu.
Kami punya hati. Dan bukan untuk disakiti.
Kami memang lemah tapi kami tidak bodoh.
Apa semua jenismu sebegitu menjijikkan?
Menyakiti dan mempermainkan?
Jika tak bisa kami hormati.
Tanpa sungkan kami jadikan alas kaki.
Sebagaimana sampah yang kau lempar depan muka kami.
Busuk.

Bayty, 22:58 WIB
08 Nopember 2011 M
12 Dzul Hijjah 1432 H

Selasa, 18 Oktober 2011

Surat Cinta Majnun


Bogor, 1 qabla ‘Ied Adha
Di bumi cinta-Nya
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Atas nama cinta-Nya…
Jangan terlalu berlebihan menilai hamba yang penuh dengan kedhoifan dan sarat kenistaan. Dek Kiki eh Kiky yach? Atas nama cinta-Nya aku ucapkan terima kasih atas kesediaan untuk menulis surat & memberikan penilaiannya. Tapi tak layak bagi kita mendapatkan sanjungan dan pujian. Karena keduanya adalah milik-Nya semata.

Terimakasih atas doanya, mudah-mudahan kita selalu mendapatkan rahmat dan cinta-Nya. Dunia, akhirat. Amien. Dek Kiky saya tidak memiliki pengalaman yang serius dan prestasi yang prestisius dalam tulis menulis. Saya hanya ingin mencinta-Nya walau hanya dengan bait-bait syair, saya hanya ingin merindu-Nya walau hanya dengan menyebut-Nya dalam goresan tinta. Prestasi bagiku tak ada apa-apanya bahkan dunia dan seisinya tak kuinginkan walaupun kubutuhkan. Tapi itu semua tak menjadi penghalang dalam berjihad mencari cinta-Nya.


Soal “bibir yang terkatup membiru (lesu membiru)” itu adalah metafora bagi suatu keadaan hamba yang memasuki ranah “tajalli dan takhalli” untuk istilah ini cari sendiri yach, biar kreatif gitchu. Kemudian “dahaga sebagai Qais” ialah dahaga cinta yang tak mengenal apapun juga selain cinta-Nya. Ingat bukan kisah cinta Qais dan Laila.

Dek Kiky, maaf saya belum mempunyai isteri atau anak. Tega-teganya dek Kiky memvonis seperti itu, tapi tak apa-apa saya juga mengerti sebenarnya itu hanya bahasa pertanyaan yang diselimuti rasa malu sebagai perempuan. Basa basi khan?.

May Allah Bless you.
Hasyim Isra



Surat balasan yang membuatku berdecak kagum. Bukan saja bahasa penanya yang lembut tapi juga ketawadhuan dan pancaran ilmu pada tiap kata yang digoreskannya. Tak terhitung berapa kali aku membacanya. Seperti menemukan sosok ‘Fahri’ dalam novel ‘Ayat-Ayat Cinta’ nya Kang Abik.
Sebut saja Hasyim. Lelaki yang kukenal melalui puisinya yang dimuat pada salah satu majalah muslimah. Mulanya aku hanya menanyakan makna bahasa puisinya yang sulit kupahami. Dan bahasa pena dalam surat balasannya benar-benar menyihirku untuk mengenalnya lebih jauh.

***

Ass. Af1 ganggu. Miss……….iii
Misssiii… mau denger NSPnya boleh? G brlbihan kan klo q mnyimpulkan itu kprbdian orgny. Btw swra sndri y? ^^

Seperti biasa aku memulai sms terlebih dahulu. Untuk menanyakan hal-hal seputar agama atau sekedar mengirim kata-kata bijak.

Ass. Please. Everything from us its from HIM, you are also from HIM and for HIM. NSPnya by Muammar ko. Kebagusan atuh kalo suaraq?!

Aku memisscallnya beberapa kali sekedar mendengar nada dering ayat yang dilantunkan dengan indah oleh Muammar ZA, Sang Qori Nasional.

“Halo”. Suara disebrang telepon. Yaaaah kok diangkat. ‘ Klik’ langsung aku putuskan.

Ass. Af1 td tmenku yg ngangkat. Kataq jgn, but dia penasaran, coz  kukasih nama di contac “huurul ‘iin”. Sry kalo g setuju.

Ha?? Huurul ‘iin? Bidadari yang bermata indah. Subhanallah amat sangat membuatq tersanjung dan mesem-mesem tak berhenti.

Ass. Terlalu berlebihan dan sngat brlbihan menyebutku huur… everything from us its 4 him. Thx dah mw dgnggu.

Wass. Mgkin qt ditakdirkan untuk saling melebih-lebihkan. Btw its no problem.
***
Lagi-lagi kubaca salah satu puisi Hasyim yang dimuat disebuah majalah. Dan kubaca pula surat balasan yang kedua. Ribuan kalipun rasanya aku tak akan pernah bosan.

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
Semoga silaturahim ini bukan sekedar permainan kata
Semoga silaturahim ini akan lebih bermakna
Semoga silaturahim ini jauh dari murka-Nya
Semoga silaturahim ini lebih mendekatkan kita pada-Nya
Semoga silaturahim ini……………….Ya Rabb
Segala kebaikan kami mohon dari-Mu
Semoga… Ya Rabb. Amien…

بسمه أبتدأ و أنتهى
Dek Ky yang dirahmati-Nya. Amien…
Selaksa maaf, karena baru sekarang saya bisa membalas surat yang kedua. Salam sejahtera kakak sampaikan, sebagai bayar hutang atas salam Dek Ky yang dititipkan lewat Ihat.


Dek Kiky…
Mencintai-Nya tidak harus menafikan cinta kepada selain-Nya. Nabi Muhammad SAW adalah sufi agung dan tidak ada seorang sufi manapun yang mampu menandingi maqam beliau disisi-Nya. Akan tetapi kita tahu beliau berkeluarga, beliau pandai berbisnis, beternak, berpolitik dll. Jadi jangan sampai kita dengan dalih mementingkan muamalah ma’allah meninggalkan muamalah ma’annaas. Jadi intinya kakak sangat kagum dengan mujahadah dek Kiky yang begitu menyala-nyala. Sekali lagi baaru sekarang kakak menemukan sosok Rabiah El Adawiyah diabad modern ini. Kakak begitu kagum dengan Rabiah El Adawiyah karena cinta kepada-Nya begitu mempesona. Mudah-mudahan dek Kiky menjadi penerusnya. Amien…

Yaghlii fidzhihnii...

Dek Kiky…
Sebenarnya tidak ada rahasia khusus biar puisinya bagus and menyentuh (versi dek Kiky, nggak tahu versi yang lain) jelek and menyeruduk kali… hehe…


Penjiwaan dan penghayatan memang diperlukan, bahasa yang tinggi juga perlu biar tinggi banget Dek Kiky bikin puisinya diatas awan aza hehe… sorry. sebenarnya bahasa tidak terlalu berperan, banyak puisi yang bahasanya ringan dan semua orang pun mafhum bin paham, tapi maknanya begitu mendalam, biasanya puisi seperti ini beraliran epik dn satirik. Untuk sementara kakak memang menggeluti dan berkelahi dengan aliran hymne dan ode. Namanya juga amatiran. So, yang pasti banyak baca puisi karya orang-orang terkenal sampai orang-orang ang tidak dikenal (contohnya; k) he..he…



Dek Kiky…
Kakak tidak begitu paham dengan arti mencintai-Nya. Jadi jangan terlalu disematkan bahwa kakak melebihi dek Kiky. Kita sama, tak berbeda, kita sama-sama berusaha dan berjuang menggapai cinta-Nya.



لا فضل بيني و بينك

Insya Allah kita akan berusaha memahami arti cinta yang sebenarnya. Seprti cinta para rasul-Nya, para auliya-Nya, para pencinta-Nya. Cinta-Nya ibarat samudera yang luas, sedangkan hambaa sendiri mengarungi samudera asmara-Nya sebagai nahkoda dalam bahtera kefanaan. Hamba berteman angin dan bintang-bintang. Hamba berlayar sendiri.

Ya Rabb…
Aku bukan manusia suci
Yang mencinta-Mu tanpa berbagi
Ya Rabb…
Ku merindu-Mu
Bagai seruling merindu
Di pepasiran mendebu
Ya Rabb…
Aku ingin mencinta
Dengan segala
Biar mereka berkata;
“ Kau ini gila!”
Oh…sungguh indah cinta yang menggila.
(Dari pencinta, Dari Perindu)
Aku Bukan Manusia Suci
Yang Mencinta-Nya Tanpa Berbagi


~Hasyim Isra ~



Ya Allah… surat ini membuatku semakin mengaguminya. Aku benar-benar tergila-gila pada orang gila. Gila akan cinta kepada-Mu. Maaf Rabb… maaf atas kekotoran hati ini. Maaf atas ketidakmampuanku mengendalikan hati. Jika ia jodohku dekatkan dengan cara-Mu. Namun jika bukan mohon beri petunjuk hati ini agar tidak berlarut. Engkau Maha Tahu apa yang tidak kuketahui. Tawakkaltu.
***
Hapeku berdering. Sms masuk.

Ass. Ukhti blh gak klw sy ingin lbh tau banyak tntg ukhti? Af1 klw kurang sopan. Wass.

Aku kaget. Antara gembira dan harap-harap cemas menafsirkan sendiri makna sms itu. Semoga pucuk dicinta ulampun tiba. Tapi aku segera menetralisir hati.

Ma’dzirotan ya akhi. Maksudnya apa? Kalo niatnya baik insya Allah… its no problem.

Maf sy kira lbih baik saya bicarakan lwt surat aja yah? Gak pa2 kan?.

Gpp..melalui surat semuny lbh jelas n lbih rinci kali y? I’ll wait ur letter.

Be patient please. May Allah Bless Us.
Jujur hatiku berbunga-bunga. Dia bagai embun pelepas dahaga. Seseorang yang menempati posisi lebih dari teman menurut hatiku. Sosok “ Fahri” Ayat-Ayat Cinta dimataku. Yang santun, lembut, cerdas juga mahir berbahasa Arab dan Inggris. Komunikasi kami hanya via surat dan sms. Itupun jarang. Jangankan bertemu, telepon saja kami tak pernah.
***
Hari berganti bulan. Tak ada kabar apapun dari Hasyim. Nomor hapenya tidak aktif. Aku mencoba menghubungi temannya. Hapenya dijual katanya. Its no problem.

Bulan berbilang, suratku yang ketiga tak kunjung dibalas. Setidaknya jika memang ada kekonyolanku dalam surat itu, taka pa ia acuhkan. Tapi untuk pertanyaanku seputar ilmu, mohon dijawab.

Aku tenggelam dalam rasaku sendiri. Gelisah, gundah, sedih, berharap dan kecewa. Laksana Laila bagi Qais. Laa taj’alnii Laila. Jangan jadikan aku Laila. Menjadi majnun karenamu. Ya Rabb… maaf aku terombang ambing dalam kebodohanku sendiri tanpa mampu berbuat apapun. Aku masih punya malu Rabb. Apa mungkin aku harus mengemis kasih terhadap orang yang sama sekali tak tahu keadaanku ini. Maaf Rabb… kenapa ia harus membawaku terbang lalu tiba-tiba menjatuhkannya? Sakit. Apa yang kamu lakukan wahai Hasyim?. Tahukah kamu aku tercabik-cabik disini. Menjadi pujangga seketika. Menuliskan berbait puisi dan surat tanpa pernah berani mengirimkannya. Tiap detik hatiku hanya memanggil namamu. Aku bertahan untuk menunggu balasanmu.

Tuhan… mari berbincang
Kutanya tentangku nanti juga sekarang
Apakah sebab adakah jawab
***
Setahun berlalu.

Buat yang masih bertahan nencintai seseorang yang sudah pergi.
“ Hal menyedihkan dlam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu & kau telah menyia-nyiakan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. Kalau sekarang pun dia sudah tak layak, 10 tahun dari sekarang pun dia juga tak akan layak. Biarkan dia pergi… lupakan! ”

Maaf Rabb...
Aku tersentak. Menangis.
Buat yang patah hati.
“ Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya & akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya. Tantangannya bukanlah bisa mengatasi melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran & hikmahnya.”

Kata-kata Burhan Sodiq dalam bukunya ‘ Ya Allah Aku Jatuh Cinta’ membuatku merenung. Terisak menyadari apa yang semestinya aku lakukan. Duhai Rabb… syukurku… terimakasih telah menjawab semua pertanyaan dan resahku melalui buku ini. Kubaca lagi,

“ Cinta ibarat kupu-kupu. Makin kau kejar, makin ia menghindar. Tapi bila kau biarkan ia terbang. Ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya. Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti, tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerimanya. Jadi tenang-tenang saja, jangan terburu-buru & pilihlah yang terbaik.”

Aku mengangguk dalam diam.

Buat yang tipe playboy / playgirl.
“ Jangan katakan ‘aku cinta padamu’ bila kau tidak benar-benar peduli. Jangan bicarakan soal-soal perasaan bila itu tidak benar-benar ada. Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hati. Jangan menatap kedalam mata bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong. Hal terkejam yang bias dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tak berniat sama sekali tuk menerimanya saat ia terjatuh.”

Air mataku kembali menetes.

Hasyim…
Terimaksih untuk pelajaran berharganya..
Terimakasih telah membuatku kuat dalam rapuh
Terimakasih telah mengajariku arti memahami
Terimakasih telah mengasah ketegaranku..
Terimakasih untuk semua..
Tarbiyah yang penuh perjuangan namun berbuah berjuta kenikmatan. Insya Allah.

Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan. Tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan. Walau kadang sedih, kecewa dan terluka, tapi jauh dibelakang itu Dia sedang menyiapkan yang terindah untuk kita.

“Dan Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar” Q.S. Ath-Thalaq : 2.

Innallaaha ma'anaa
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yan keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji ( pula). Dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” Q.S. An- Nuur : 26.
Tawakkaltu ‘alallah.

al faqiiroh wal haqiiroh
DMS
( Syauqy Al Adawiyah )
gambar: google

Minggu, 16 Oktober 2011

Tertawan Bayang


Begitu kuat mengikat
Seakan tak pernah berkarat
Wahai yang disayang
Pernahkah merasa terbuang?
Karena dirimu yang tak pernah hengkang
Menawan bayang
Menyekat isak
Kau begitu memesona
Selalu penuh pesona
Hanya perlu tahu, sangat menyemburu
Harus kutinggalkan
Sebelum semakin tenggelam

Jumat, 02 September 2011

Aku Sayang Bunda

Kemarin selesai mengawas anakku bilang
"Bu aq bkin surat untuk bunda"
"Coba ibu liat"
satu persatu kubaca hm...sedih juga..
" Wah bagus banget, coba dibaca ibu mau denger" secara kelas 1 gitu..
" Nggak ah" malu-malu
" Nggak papa, ayo Farah nanti kalo bagus naik panggung deh"
perlahan dia baca..suaranya melemah,,,Huu kok sedih ya..

~bunda aku sayang bunda
aku juga sayang ayah
aku juga sayang adik-adikku
aku anak pertama bun
aku mau rengking 1 ( satu) bun
aku juga mau juara 1 ( satu) bun
aku pengen banget jadi anak yang pintar di sekolah dan di rumah
I(gambar love) OU ayah bunda dan adik-adikku tersayang

untuk:
bunda dan ayah juga adik-adikku

dari:
dari kakak farah untuk bunda dan ayah

dari:
kakak farah untuk adik-adikku tersayang ~
(sesuai teks asli)

Hmm...g nyangka Farah nangis waktu baca suratnya...
q peluk dalam hati bilang ( bunda juga sayang farah -hehe ngaku-ngaku)
dia masih terisak dalam pelukku...

Luv u all....walaupun ngeselin tapi sepi juga kalau g ada mereka.
mama'.....v juga sayang ma'......
@(^_^)@

Aksara Tanpa Kata

20 Maret 2012
sesungguhnya, penulis yang bersemangat jauh lebih menjanjikan dibanding penulis yang berbakat. (M.Fauzil Adhim) 


19 Maret 2012
kita sendirilah yang menentukan akhir jalan hidup kita. Jika terbiasa melakukan kebaikan maka akan berakhir dengan baik, pun sebaliknya. insyaAllah.

*Allahummakhtim lanaa bihusnil khaatimah
*Allahummakhtim lanaa bil khair
*Allahummakhtim lanaa bikhaatimatis sa'aadah

Aamiin....

14 Maret 2012
Qathrun Nadaa wa Ballush Shada...

"setetes embun pelepas dahaga"

14 Maret 2012
lihatlah perangainya terhadap ibunya. karena begitulah caranya memuliakan seorang wanita ...^_^

1 Maret 2012
metode itu bernama ketulusan.

29Februari 2012
Dewasa itu proses ^_^

26 Februari 2012
memandang rinai hujan dibalik pintu kaca. membentur danau mengiramakan goresan luka. menyisakan perih bersama linangan airmata. duh Rabb... aku ingin berada dibawahnya. menengadah melepas gundah. jua mengaburkan asa yang ingin tumpah.

*karena hujan, takkan pernah memberitahu siapa yang membuat kita terluka*

26 Februari 2012
*1 Jam Menulis Serentak Milad FLP*

Menulis berarti menizinkan diri kita tercatat dalam sejarah.

25Februari 2012
sudahkah kita "mengucapkan kata maaf" pada ibu hari ini?
sebersit doa ibu walau hanya terlintas dihatinya adalah 10000 langkah percepatan kesuksesan kita lho.
*ayo majuu, maju ayo majuu majuuu, jangan maluu maluuu... ^_^*
usahakan kita selalu ada ketika beliau butuhkan.

*yipieee yipiiieeee yipieeee* horeeeee \(^_^)/

17Februari 2012
Jika terumbu karang dapat membahagiakan.
mengapa harus menangisi mutiara intan?
be enjoy. mengarungi lautan bersama Sang Empunya Alam.

dont be sad. dont be sad.
Hidup bersama karang n berjuta pesona yg ia ciptakan.

hayuuuuk mareeeee *edisi mimpi di bawah laot

17Februari 2012
memprsiapkan diri untuk disakiti?
aneh yah :D
padahal hati cuma atu. tapi rela dihancur leburkan. 
kenapa ya wkwkwk. ah, mad dunyaa illaa lahwun wa la'ib. maenan duaaank. 

*Dunia GJ

3Februari 2012
Mohon izinkan saya meninggalkan masa lalu, dan terbang ke masa depan!

*Subhanallah yah, Zuppper ZZZekali* Ramaditya Radika

2Februari 2012
Jangan berlebihan menyikapi sesuatu.
dia, mereka dan kamu. semua kelak pun kan berpisah. 
Adakah persahabatan yang sejati? yang ada hanyalah kepentingan itu sendiri.

*lo, gue. END* hagshags ababil bin lebbbeeeeh :D

2 Januari 2012
Ketika wanita menangis,
Itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya,
Melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.

Ketika wanita menangis,
Itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya
Melainkan karna pertahananya sudah tak mampu lagi membendung air matanya.

Ketika wanita menangis,
Itu bukan karna dia ingin terlihat lemah
Melainkan karna dia sudah tak sanggup berpura-pura kuat.

- Karena aku pun wanita biasa yg bisa menangis -
  (copas)

19November 2011
Wahai Dzat Pelindung, Pengasih, Pecinta kedua malaikatku yang paling kukasihi... Mohon ganti tiap tetes airmatanya, kesabarannya, beban batinnya dengan pengguguran dosa dan surga ya Rabb..... amin..... 

*Allahummaghfir warham waalidayyal mahbuubayn*

2 Februari 2010
idzaa zulzilatil ardhu zilzaalahaa, (jk bumi dg0ncangkan dgn g0ncangan yg dahsyat!!) Wa akhr0jatil ardhu atsqaalahaa, (n bumi mngeluarkan sgla isinya) wa qaalal insaanu maa lahaa ( n mnusia brkata ada apa ini?) Hufth......lakal hamd msh bs brlindung..tp ktka hr yg djnjikan tlh tiba....kmna hndak lari??? Mdh2n harinya msh lama biar bsa bwa bekel bnyk amin!

Usah melanglang khayal. Yang ada jalani, meski terjal. Dibawah sana, ada yang lebih sial. Semakin dikeluh, makin buat bebal. Kembali keasal. karena semua semata-mata ibadah. Tugas kita hanya jalankan perintah.

"wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'buduun"



18 Okt 2011 21:32 WIB
Hanya lelah hati. Brharap lekas mati. Duh Rabb...ampuni. Bukan mu. Tp aku.aku.aku. Jka sj dijamin surga. Kuminta saat ini juga.


17 Okt 2011 23:17 WIB
Jiwa ini terlalu lelah. Enggan melangkah. Ribuan pongah merebah. Duh Rabb... kapankah berkesudah? Ingin 
segera. Lelah. Meniti shirath menggapai mahabbah. Bersegera ke surga. Harap husnul khatimah.



24 Agustus 2010 18:57 WIB
Tidak ada sesuatu apapun yg menimpa hamba-NYA.. melainkan telah tersurat di lauhil mahfudzh..



24 Agustus 2011 06:57 WIB
Bersyukur dgn beribadah.
Mari bersujud ^_^ 
Turunkan kepongahan kepala yg diatas, merebah di sajadah terbawah tempat alas! 


20 





Serba Serbi FLP Bekasi VS Ketua FLP Bandung

Pertemuan yang dinanti. Sampai pukul 13 mobil masih ngetem di kawasan Cilandak. Grrrh! Telat. Saya aja dah bang yang nyetir aku membantin nggak sabar. Seperti biasa, Ahad jadwalku kursus di Ciputat, mulai pukul 9 sampai pukul 12. Ahad ini merupakan pekan kelima pelatihan FLP yang diadakan setiap 2 pekan sekali pada pukul 13.00 di UNISMA Bekasi. Tentunya aku nggak mau terlewatkan sedikitpun. Selesai shalat Dhzuhur, aku bergegas menaiki bus dengan tujuan Bekasi. Bang kalo bisa lewat udara aja deh.. ucapku dalam hati.

Kira-kira pukul 14.00, sampailah aku di UNISMA. Alhamdulillah, di lapangan dekat masjid UNISMA aku bertemu teman seperjuangan Daz dan Mbak Vira ketua FLP Bekasi (nggak tau telat juga atau nggak, hehe).Mbak Vira nganter ke tempat pelatihan berlangsung. Huff alhamdulillah ketolong deh. Sampai di tempat, entah pembicara sedang membahas apa, aku sendiri nggak mudheng. Setelah mendengarkan beberapa lama, baru aku tahu bahwa yang dibicarakan ternyata tentang tulisan nonfiksi. Aku yang baru dateng jelas nggak tau siapa nama pembicaranya. Yang jelas beliau nanyain tujuan berangkat ke pelatihan ini. Mudah-mudahan aku nggak ditanya. Eeeeeeeeeeh nggak lama kena todong juga,

" Mbak yang pake kacamata, yang baru dateng y, apa sih tujuannya dateng kesini, apa yang pengen diketahui?" jiaaaah keki tambah ketauan telatnya.
"Hm gimana bikin karya nonfiksi biar nggak ngebosenin buat dibaca?" pertanyaanku nggak dicatet ( pertanyaan yang sama dengan temen-temen sebelumnya hihi). Kang Dedi menjawab & memaparkannya dengan bahasa yang ringan sehingga mudah dipahami.

Fiksi itu khayalan tapi tetep berdasar pada gagasan nyata. Nonfiksi ya....berarti bukan khayalan yang butuh data dan fakta. Semua karya tulis bisa dikatakan bagus itu tergantung dari pembacanya.Jadi subjektif.

Karena tema pelatihan kali ini nonfiksi, Kang Dedi Setiawan Ketua FLP Bandung ngebahas tuntas tentang nonfiksi and segala pernak-perniknya. Esai, tajuk rencana, kolom, opini, resensi buku ( jadi inget tugas yang belum dikumpulin). Beliau juga membawa contoh tulisannya yang sudah diterbitkan di media cetak. hmm..aku kapan ya.

Lagi asik-asiknya share, adzan berkumandang. pembicara berhenti sebentar dan bertanya, " adzan dari hp ato dari masjid?". hm..adzan dari hpku untung nggak ada yang tau. kami melanjutkan pembahasan diiringi backing vocal hpku. nggak bisa dimatiin coz aku duduk berjauhan dengan hpku yang ada didalam tas. Nggak lama, adzan dari masjid berumandang. hmm..teladan yang baik, diam sejenak hikmat mendengaran panggilanNya. Komunitas yang benar-benar mencerdaskan. Seandainya semua komunitas bisa membiasakan hal-hal baik sekecil apapun itu. mungkin sedikit kalo tidak bisa dikatakan tidak akan, negeri ini melahirkan para tikus-tikus berdasi.

Sayang banget pelatihan selesai beberapa menit ba'da adzan ashar. ahh rasa penasaranku belum habis. semakin digali semakin banyak yang ingin aku tahu. Pertanyaan yang masih tersimpan kusampaikan pada temanku, "Kang Dedi udah punya anak berapa?" hehe nggak deng, pertanyaanku " bagaimana bentuk pernyataan orisinil itu? dan dalam karya nonfiksi perlu nggak kita mengirimkan lampiran pernyataan orisinil?. Sampai sekarang penasaranku itu belum terobati. Mudah-mudahan selain jadiJohn pantau komen temen-temen Kang Dedi bersedia kasih jawabannya. Allahumma Amin.

Ditengah keakraban, anggota FLP muda nunjukin "Curhat Jalan Raya" nya. 2 kali bayar katanya. Makin semangat rasanya. Biar nyusul terbit "Curhat Fita Jaya" Insya Allah gratis deh ( baca: langsung lunas aja mas. hehe)

Pokoknya seneng banget kumpul sama keluarga besar dalam naungan ukhuwah FLP. Ketemu penulis-penulis hebat and share langsung sama ketua FLP Bandung Kang Dedi Setiawan yang smart, friendly, humoris dan rendah hati.

Hm..ilmu ini mesti dikembangin. Karena kalau nggak dilatih menulis ide-ide yang muncul cuma jadi bonsai yang nggak bisa gede. Ala bisa karena biasa. Apalagi Kang Dedi ngasih sayembara buat bikin karya nonfiksi. Bikin tambah semangat. Siapa tahu" Mahir Menulis"nya jadi miliku ( harapan terdalam.com). Fastabiqul Khairaat yuuuuk!. Pokoknya ditunggu kabar baiknya ( kalo nggak " Mahir Menulis", undangan ulang tahun, makan-makan atau walimahan.Jadi inget temen sms "Kang Dedi masih lajang. Buruan daftar. Pendaftaran paling lambat akhir Juli". Aku cuma nyengir selanjutnya minta maaf atas namaku dan temenku itu. Maafin ya Kang. Hayooo yang merasa musti komen and minta maaf tuuuuuh.

Yang juga aku inget pembicara selalu bilang, " kita disini saling berbagi aja, bukan saya ngajarin atau apa". Jiaah eh subhanallah..padi emang semakin merunduk setiap bertambah bulir-bulir isinya.



Terima kasih yang udah sudi membaca. Sebanyak apapun penaku berkata mungkin belum pantas dikatakan indah meski dalam balutan alinea. Tapi karena teman-teman terutama ortuku terkasih dan karena QalamNya, akan aku warnai tiap kata yang tergores agar indah layaknya merahnya mawar, putihnya melati, ungunya anggrek yang dipadu dalam rangkaian bukat hikmah berbuah cinta. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan ( al Qalam : 1)

Thanks somuch. Ja'alanallah wa iyyakum minan najihiin dunyan wa ukhran. Semoga Allah menjadikan kita sukses dunia dan akhirat. Am