Tampilkan postingan dengan label bait hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bait hati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juni 2016

Gaung

Apakah memdengar apa yang tidak terucap
Apa memahami mesti tidak terlihat sama sekali
Jika 1 mozaik
Kepingan ini akan menemukan tempatnya sendiri
Tapi percuma saja
Menyusun satu per satu jika tak ada tempat sama sekali

Bukan terletak pada mendengar
Bukan rasa
Bukan kuasa

Tapi
Itikad
Keinginan kuat
Dorongan untuk mengikatnya dalam
satu simpul

To get her

Senin, 25 April 2016

Mimpi Sederhana Manusia

Jika sebagian orang memiliki mimpi bisa hidup bahagia dengan harta, maka mimpiku sederhana

Sesuatu yang membuatku lapang dan batinku tenang
begitu sederhana
Aku ingin,
aku tak punya hutang

Aku tak ingin hidup berkecukupan, tetapi dari hasil gali lubang tutup lubang

Aku tak mau bermandikan harta, tapi hidupku tak tenang

Lebih baik makan sesendok nasi, dari pada semangkuk kentucky tapi berhutang

Lebih baik mati gaya, dari pada banyak gaya hasil berhutang

Aku ingin, aku tak punya hutang.

Aku ingin tak punya hutang dengan Rabbku
Hutang puasa
Hutang zakat dari tiap rizqi yang Dia titipkan
Atau hutang amal-amal sebab penuh kecacatan

Aku ingin tenang
Meski beralas tikar
Beratap bintang
Aku juga tak ingin mereka berhutang
Lari sembunyi ketakutan ketika dikejar-kejar penjual uang

Aku ingin hidup ini tenang... Hati ini lapang... jiwa hanya rindu pada Tuhan...

Allah...
Allah...
Allah...
Rabb semesta alam...

Duhai pemuja uang...
Duhai pemuja dunia...
Dengan apa kau bayar azab kemurkaan
Bukankah hutang selembar benang penghalang langkah ke jannah?

ya 'asyiqod dunya
Qifha...

Innama zada 'athsyuha
Kullama zada akhdzuha

Untukmu, diriku...
Untukmu, saudaraku...
Sudahi memenuhi gengsi dengan berhutang
Kendalikan diri untuk tidak memanjakan ingin hati
Lebih bersyukur...
Lebih bersabar...

InsyaAllah
hidup akan terasa lebih cukup...

*ketika melihat para pembegal hutang di jalan*